Work-Related Musculoskeletal Disorder

Istilah Musculoskeletal Disorder (MSD) merujuk pada kondisi yang melibatkan saraf, tendon, otot, dan struktur penyokong tubuh (Bernard,1997). Menurut WHO, (1985, dikutip dalam Buckle,1999) keluhan MSD dapat bertambah ketika pekerja terpapar pekerjaan atau lingkungan kerja yang berpotensi untuk meningkatkan keluhan MSD. Namun, paparan pekerjaan atau lingkungan kerja tersebut bukan merupakan penyebab utama terjadinya keluhan MSD. Menurut Wilson (1995), permasalahan muskuloskeletal terjadi sebagai akibat respon tubuh manusia terhadap kebutuhan fisiologis dan biomekanik dari aktivitas fisik yang dilakukan. Keluhan MSD terjadi dalam berbagai bentuk, dan gejala yang menyertainya kadang tidak spesifik. Terdapat berbagai sebutan untuk musculoskeletal disorder yaitu Work Related Upper Limb Disorder (WRULD), Cumulative Trauma Disorder (CTD), Repetitive Strain Injury (RSI), Occupational musculoskeletal disorder merupakan aktivitas pekerjaan yang dapat mengakibatkan bahaya jangka panjang terhadap struktur dan jaringan tubuh, yang dapat berdampak pada individu (berupa keluhan tidak nyaman pada bagian tubuh, sakit, dan luka) dan pada penurunan performansi. atau lingkungan kerja yang berpotensi untuk meningkatkan keluhan MSD. Namun, paparan pekerjaan atau lingkungan kerja tersebut bukan merupakan penyebab utama terjadinya keluhan MSD. Menurut Wilson (1995), permasalahan muskuloskeletal terjadi sebagai akibat respon tubuh manusia terhadap kebutuhan fisiologis dan biomekanik dari aktivitas fisik yang dilakukan. Keluhan MSD terjadi dalam berbagai bentuk, dan gejala yang menyertainya kadang tidak spesifik. Terdapat berbagai sebutan untuk musculoskeletal disorder yaitu Work Related Upper Limb Disorder (WRULD), Cumulative Trauma Disorder (CTD), Repetitive Strain Injury (RSI), Occupational musculoskeletal disorder merupakan aktivitas pekerjaan yang dapat mengakibatkan bahaya jangka panjang terhadap struktur dan jaringan tubuh, yang dapat berdampak pada individu (berupa keluhan tidak nyaman pada bagian tubuh, sakit, dan luka) dan pada penurunan performansi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: